Kamis, 02 April 2009

Demokrat Ungguli Golkar di Makassar

Kamis, 02-04-09 | 20:47 | 253
Adil, Jafar, dan Adnan Diprediksi Penuhi BPP


MAKASSAR -- Partai Golkar mesti waspada. Di tengah euforia untuk mengusung HM Jusuf Kalla sebagai calon presiden, tingkat elektabilitas partai berlambang pohon beringin ini justru memperlihatkan grafik menurun.

Hasil survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) yang dilakukan 25-27 Maret menunjukkan bahwa Demokrat yang akan unggul pada Pemilu Legislatif 2009 ini. Survei itu khusus dilakukan di Kota Makassar.

Kepada wartawan di Hotel Clarion, 1 April 2009, Direktur Eksekutif JSI Widdi Aswindi yang didampingi Direktur Riset, Eka Kusmayadi, mengatakan bahwa Demokrat akan unggul sekira satu persen lebih atas Golkar.

Khusus untuk dukungan partai tingkat provinsi, dari 440 responden, sebanyak 23,2 persen di antaranya memilih Partai Demokrat. Sedangkan Partai Golkar hanya dipilih 22 persen. PKS yang menempati posisi ketiga tertinggal jauh, yakni hanya mendapat 8 persen.

Kemenangan Demokrat atas Golkar itu memberi peluang tiga caleg Demokrat untuk duduk di DPRD Sulsel dari Dapil Makassar. Ketiganya adalah Andi Januar Jaury Dharwis, Adnan Purichta Ichsan YL, dan Aerin Nizar.

Bahkan, suara Adnan pada Pemilu Legislatif 2009 diprediksi bakal memenuhi Bilangan Pembagi Pemilih (BPP). Sementara menurut JSI, Aerin Nizar, masih harus bersaing dengan kandidat lain untuk memastikan satu kursi di DPRD Sulsel.

Selain Adnan, ada dua caleg lainnya yang diprediksi suaranya memenuhi BPP. Keduanya adalah Adil Patu (PDK) dan Jafar Sodding (PKS). Adil dan Jafar diuntungkan dengan Pilwalkot Makassar. Popularitas Adil paling tinggi, yakni 78,2 persen, disusul Jafar Sodding 58,9 persen, kemudian Adnan Purichta 48 persen.

Partai lain yang berpeluang mendudukkan wakilnya di DPRD Sulsel dari Dapil Makassar adalah PKS, PAN, Hanura, PDK, PDIP, dan Gerindra. Keenam parpol itu diprediksi bakal mendudukkan masing-masing satu calegnya.

Kursi Partai Golkar sendiri diprediksi menurun dari empat kursi pada Pemilu 2004 menjadi tiga kursi pada Pemilu 2009. Tiga kader Golkar yang berpeluang duduk adalah Kadir Halid, Yagkin Padjalangi, dan Burhanuddin Odja.

Meski demikian, hasil survei ini masih mungkin berubah dalam tujuh hari ke depan. Sebab, masih ada 24,1 persen warga yang belum menentukan pilihannya. Tetapi, JSI yakin, posisi Demokrat sudah sulit tergeser. (sap)



0 komentar:

Posting Komentar