Senin, 16 Februari 2009, 21:14:55 WIB
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendukung penuh upaya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam mensosialisasikan gerakan pemilih cerdas. Dengan cara seperti itu, diharapkan dapat melahirkan pemilih yang cerdas, rasional , dan berapartisipasi aktif dalam pemilu yang demokratis. Presiden mengatakan hal ini dalam sambutannya pada Resepsi Dies Natalis ke-62 HMI di Hotel Sahid Jakarta, Senin (16/2) malam.
Presiden juga mengajak para kader HMI agar menjaga kegiatan demokrasi yang akan digelar sehingga dapat berlangsung sesuai dengan kepatuhan pada pranata hukum, rule of law, dan pranata sosial. "Dalam kurun waktu kurang dua bulan lagi kita akan melaksanakan perhelatan demokrasi pemilihan umum tahun 2009, mari kita jaga bersama," kata SBY
"Mari kita wujudkan demokrasi di tanah air kita menjadi demokrasi yang memiliki akar kepribadian dan akhlak yang mulia. Mari kita wujudkan kompetisi politik yang santun dan beradab yang jauh dari politik menghalalkan segala cara, politik kekerasan, dan politik yang merusak moral dan kehormatan kita sebagai bangsa," Presiden SBY menegaskan.
SBY juga mengajak HMI untuk tetap mengedepankan sikap dan komitmen organisasi hanya untuk kepentingan bangsa dan negara. "Utamakan kepentingan organisasi dan bukan kepentingan individu. Pertahankan netralitas HMI sebagai organisasi yang independen sebagaimana yang telah dibuktikan selama ini," ujar SBY
HMI adalah sebuah gerakan intelektual. Karena itu SBY mengajak HMI untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan pendidikan politik bagi rakyat Indonesia. "Jadilah pelopor yang dapat membangkitkan rakyat untuk turut aktif dalam pelaksanaan pemilu. Saya mendukung penuh upaya HMI dalam mensosialisasikan gerakan pemilih cerdas karena dengan cara itu diharapkan dapat melahirkan pemilih yang cerdas, yang rasional, yang berapartisipasi aktif dalam pemilu yang demokratis," kata Presiden menambahkan.
Presiden SBY juga meminta HMI untuk menghindari keterlibatan dalam berbagai permasalahan yang kontra produktif dengan tujuan awal didirikannya HMI. "Mari kita wujudkan Indonesia yang lebih aman, adil, demokratis, dan sejahtera," kata Presiden SBY. (win)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendukung penuh upaya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam mensosialisasikan gerakan pemilih cerdas. Dengan cara seperti itu, diharapkan dapat melahirkan pemilih yang cerdas, rasional , dan berapartisipasi aktif dalam pemilu yang demokratis. Presiden mengatakan hal ini dalam sambutannya pada Resepsi Dies Natalis ke-62 HMI di Hotel Sahid Jakarta, Senin (16/2) malam.
Presiden juga mengajak para kader HMI agar menjaga kegiatan demokrasi yang akan digelar sehingga dapat berlangsung sesuai dengan kepatuhan pada pranata hukum, rule of law, dan pranata sosial. "Dalam kurun waktu kurang dua bulan lagi kita akan melaksanakan perhelatan demokrasi pemilihan umum tahun 2009, mari kita jaga bersama," kata SBY
"Mari kita wujudkan demokrasi di tanah air kita menjadi demokrasi yang memiliki akar kepribadian dan akhlak yang mulia. Mari kita wujudkan kompetisi politik yang santun dan beradab yang jauh dari politik menghalalkan segala cara, politik kekerasan, dan politik yang merusak moral dan kehormatan kita sebagai bangsa," Presiden SBY menegaskan.
SBY juga mengajak HMI untuk tetap mengedepankan sikap dan komitmen organisasi hanya untuk kepentingan bangsa dan negara. "Utamakan kepentingan organisasi dan bukan kepentingan individu. Pertahankan netralitas HMI sebagai organisasi yang independen sebagaimana yang telah dibuktikan selama ini," ujar SBY
HMI adalah sebuah gerakan intelektual. Karena itu SBY mengajak HMI untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan pendidikan politik bagi rakyat Indonesia. "Jadilah pelopor yang dapat membangkitkan rakyat untuk turut aktif dalam pelaksanaan pemilu. Saya mendukung penuh upaya HMI dalam mensosialisasikan gerakan pemilih cerdas karena dengan cara itu diharapkan dapat melahirkan pemilih yang cerdas, yang rasional, yang berapartisipasi aktif dalam pemilu yang demokratis," kata Presiden menambahkan.
Presiden SBY juga meminta HMI untuk menghindari keterlibatan dalam berbagai permasalahan yang kontra produktif dengan tujuan awal didirikannya HMI. "Mari kita wujudkan Indonesia yang lebih aman, adil, demokratis, dan sejahtera," kata Presiden SBY. (win)
0 komentar:
Posting Komentar